skip to Main Content
Menuju Level 3 SPIP, Inspektur Kunjungi BPKP Sumbar

Menuju Level 3 SPIP, Inspektur Kunjungi BPKP Sumbar

Dalam rangka persiapan Pra Quality Assurance Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) menuju level 3, Inspektur Dr. Syahril, SH, MH dan tim kunjungi Perwakilan BPKP Sumatera Barat guna memantapkan kembali persiapan dalam proses penilaian yang akan dilaksanakan oleh BPKP.

Inspektorat Daerah Kota Padang Panjang sangat serius untuk menuju Maturitas SPIP level 3 ini, yang dibuktikan telah dilakukan penilaian oleh Tim Asesor Pemerintah Kota Padang Panjang pada akhir Desember 2019 yang lalu. Tindak lanjut dari penilaian tersebut, pada Kamis (9/1) Inspektur Kota Padang Panjang melakukan konsultasi dengan Perwakilan BPKP Sumatera Barat di Padang untuk melakukan review kembali terhadap penilaian yang telah dilakukan. Pada kegiatan ini Inspektur didampingi oleh Sektretaris Inspektorat Amir Hamzah, ST dan Auditor Edmon Rahardi S.Sos serta Asisten 3 Setdako Padang Panjang Martoni, S.Sos, M.Si.

Dalam Penilaian Maturitas SPIP yang telah dilaksanakan oleh Tim Asesor dari Pemerintah Kota Padang Panjang dengan menggunakan Aplikasi E-SPIP V.2, telah berada pada Level 3 dengan nilai 3,07. Penilaian ini dilaksanakan pada tahun 2019 kemarin. Diharapkan penilaian yang dilaksanakan oleh tim Asesor dengan penilaian oleh tim dari BPKP tidak akan berbeda sehingga dapat diajukan ke BPKP Pusat untuk diuji kembali oleh Deputi BPKP.

Dalam kesempatan tersebut, Inspektur beserta tim juga menyampaikan harapan, bimbingan dan masukan secara menyeluruh dari BPKP Perwakilan Sumatera Barat terhadap Pemerintah Kota Padang Panjang demi mencapai Padang Panjang Cerdas Berintegritas.

Dalam sambutan Kepala Perwakilan, beliau sangat antusias dengan kedatangan Inspektur beserta tim ke BPKP Provinsi Sumatera Barat. Menyambut harapan yang telah disampaikan Inspektur tersebut, Beliau lansung beliau instruksikan kepada masing-masing Korwas di BPKP Perwakilan Sumatera Barat untuk segera membantu Pemerintah Kota Padang Panjang dalam berbagai persoalan yang akan dihadapi kedepannya.

Beliau juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Padang Panjang yang menurunkan pajak daerah dari 10% menjadi 5% guna menumbuhkan iklim usaha dan investasi di Kota Padang Panjang yang pada akhirnya akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Hal ini juga telah beliau sampaikan ke Pemerintah Kab/Kota lainnya di Sumatera Barat untuk dijadikan percontohan dalam upaya meningkatkan PAD pada masing-masing daerah.

Pada akhir pertemuan, Inspektur bersama tim sangat berharap dengan adanya komunikasi yang baik antara Pemerintah Kota Padang Panjang dengan BPKP Perwakilan Sumatera Barat dapat terjalin hubungan kerja yang sangat baik demi menuju Kejayaan Kota Padang Panjang yang bermarwah dan bermartabat. (er-yd).

Back To Top